FIRST LOVE - MARCHING BAND -

Ketika awan telah tergoresi warna oranye, Salosa dan Elin sedang terduduk di taman nan indah. Entah apa yang sedang mereka bicarakan.

Rena yang telah berteman lama dengan Eline sejak 2002 silam sampai tahu persis semua kepribadian Eline. Saat suasana di taman menjadi hening tanpa suara, Rena bertanya kepada Eline. " Taukah siapa First Love kamu ELina? " tanya Rena kepadanya. ELine pun mengangkat kedua bahunya tanda tak tahu. " ENtahlah, aku bahkan tidak sempat memikirkan hal itu." jawab Eline sambil pergi meninggalkan taman dan meninggalkan Rena seorang diri. Tatapan Rena kosong, entah sedang melamun atau sedang memikirkan suatu hal. Tak lama, awan pun berubah warna, suara panggilan untuk seluruh muslim di muka bumi ini perlahan di kumandangkan oleh muadzin. Rena yang seorang muslim merasa terpanggil akan suara itu yang menyuruhnya untuk menjalankan perintah Allah swt.

Banyak bintang, tapi malam itu sunyi. Itu adalah gambaran suasana malam hari di sekitar rumah Eline. Eline yang telah usai belajar merenungkan pertanyaan yang tadi sore Rena tanyakan kepadanya. " First Love?" tanya Eline kepada diri sendiri dalam hati. " Entah My First Love siapa? sampai saat ini pun aku yang akan meninggalkan bangu SMA belum mengerti, bahkan tak sempat aku memikirkan hal yang seperti itu. Siapa yang akan menjadi motivatorku kelak. Jam dinding mulai berputar. Eline pun lama - kelamaan tertidur, karena lelahnya hari itu, Eline yang sedang sibuk berlatih Marching Band di sekolahnya itu untuk mengikuti perlombaan Nasional di daerahnya. Dan Eline pun meninggalkan renungannya tentang My Firs Love tersebut.

Kringggg..... Kringggggg...... Kringgggggg....... Suara alarm di kamar Eline menggemparkan seisi ruangan pagi itu. Dengan jarum jam menunjukan pukul 06.00 Eline terbangun dari tidurnya dan pada pukul 06.30 Eline telah rapih dengan seragam kebanggaan sekolahnya tersebut. - Putih & Abu - abu -
" Ohayu Mamaaaaa ! " teriakan Eline sambil berlari kecil menuruni tangga di rumahnya.
" Hai ! Ohayu Gozaimasu Eline !! " jawab mamah Eline yang sedang menyiapkan sarapan pagi untuk Eline dan papah Eline dengan sehelai roti dan selai strawberry di atasnya.
" Maaa Eline berangkat dulu yaa !! " pamit Eline sambil mencium kedua tangan mamah papahnya.
" Kamu gak sarapan dulu sayang? " tanya mamah Eline.
" Enggak lah maaa, nanti saja biar aku beli nasi di kantin sekolah." jawab Eline yang mulai meninggalkan dapur dan mamah papahnya dan menghampiri pak supir yang berdiri tegak di samping mobil untuk mengantarkan Eline berangkat sekolah.
" Pak supir, yuu berangkat! " ujar ELine kepada pak supir yang telah berdiri di depannya.
" Siap nona! " jawab pak supir sambil membukakan pintu mobilnya untul Eline.
Dan mobil Eline pun  meluncur menuju sekolah Eline, sampai tak terlihat di tikungan depan.

Sesampai di sekolah, Eline sudah di tunggu oleh kepala sekolah dan kak Maya yang kebetulan menjadi manager di Marching Band SMA Eline. Eline pun langsung menuju ruang kepala sekolah.
tok.. tok.. tok.. ketuk pintu Eline tigakali.
" Masuk Eline! " ujar Ibu kepala sekolah. Dan Eline pun masuk menhampiri ibu kepala sekolah dan kak Maya.
" Duduk Eline. " suruh ibu kepsek kepada Eline. Eline pun terduduk persis di hadapan ibu kepsek.
" Ada apa bu? " tanya Eline.
" Eline, saya hanya ingin memberi tahu kamu, bahwa jadwal marching band akan di majukan menjadi tanggal 20 Mei." Kala itu adalah tanggal 10 Mei. " Jadi kita harus lembur untuk perlombaan itu Eline! " ucap bu kepsek. " Saya harap kamu harus bisa membagi waktu untuk 10 hari terakhir ini untuk lembuar marching band yaa. " ucap bu kepsek kepada Eline.
" tanggal 20 bu? " tanya Eline. " Okehdeh, siap bu! saya akan memberikan kemampuan saya semaksimal mungkin! " lanjut Eline.
" Yasudahlah, silahkan, kamu boleh kembali ke kelas. " kata bu kepsek. Kemudian dengan cepat Eline pun telah tak ada jejak di balik pintu ruang kepsek.

Pada hari Minggu, Rena yang tergabung dalam tim marching band SMA Nusantara, menjemput Eline untuk letihan marching band. Mereka boncengan dengan menggunakan sepeda Rena.
Pada hari itu adalah hari dimana marching band SMA Nusantara melaksanakan gladiresik. Lelah sekali rasanya hari itu berdiri berjam - jam dengan alat - alat yang berat di bahu dan di tangan. dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 22.00 malam untuk meraih kemenangan. Kerja keras dan tak lupa berdoa. Pak supir di tempat parkir sudah menunggu dan langsung membukaka pintu mobil untuk Eline yang nampak sangat lelah malam itu. " Silahkna non.." ujar pak supir. dan Eline pun segare masuk kedalam mobil biru dongker itu.

Hari yang di tunggu telah tiba. Eline yang biasanya bangun pada pukul 06.00 pagi, kini pukul 05.00 Eline sudah nampak rapih dengan pakaian kembanggaan nya sejak berusia 5 tahun.


BERSAMBUNG...........................

Komentar